login
Birkov2 Devil
blog post Himbauan Untuk Pulsarian yang memakai Box
Posted in PULSAR 200 on May 14, 2008 at 6:58 AM
Current Mood: optimistic
http://pulsarian.or.id/
Mengingat sudah terjadi beberapa kali kejadian maka dengan ini
kami pengurus Pulsarian Community menghimbau agar para pengguna
box untuk segera melakukan penambahan plat besi di bagian rangka
belakang Pulsar.

Hal ini diputuskan setelah kejadian
yang menimpa bro Arif saat perjalanan touring ke lampung yang
mana bro Arif terjatuh dari motor dan sepertinya boxnya
menghantam tanah kemudian setelah beberapa kali terkena lubang
yg cukup dalam terlihat bahwa letak box belakang telah turun.
Setelah di cek ternyata terjadi retak di rangka belakang.

Dapat dilihat pada gambar 1 letak terjadinya retak. Kemudian setelah melihat
kepunyaan bro Edi Panser yg telah menggunakan plat besi karena sebelumnya beliau
juga sudah retak rangkanya maka bro Arif melakukan pengelasan di daerah bandar
jaya lampung di beberapa titik rawan seperti dapat dilihat pada gambar 2.

Image

Image


Mungkin hal ini terjadi karena pihak BAI tidak melakukan riset
penggunaan box dengan beban berlebih dan dengan kondisi jalan
berlubang. Tidak perlu kita menyalahkan siapa2 karena terlalu
banyak faktor yg bisa menyebabkan ini terjadi. dari member
Pulsarian sendiri sudah 4 orang yg saya tahu mengalami ini yakni
bro Tommy, bro Sugeng, bro Edi Panser dan terakhir bro Arif.


Semoga himbauan ini dapat menjadi pertimbangan saudara-i semua
tanpa bermaksud untuk mengdiskreditkan pihak-pihak tertentu demi
menjaga tidak terjadinya kejadian fatal disaat kita berkendara.
Untuk dapat melihat lebih detail lagi dapat melihat kepunyaan
bro Edi Panser dan bro Arif.

Hormat Kami,
Ndee
Siswandhi
Sekretaris Umum Pulsarian Community
Ranger
#203
081380632277



blog post Bikin Sein Motor ala Mobil
Posted in PULSAR 200 on May 13, 2008 at 2:36 AM
http://www.otomotifnet.com/
Kamis, 21/02/08 11:33
Aplikasi Sein Part Bajaj Pulsar
Bikin Sein Motor ala Mobil


Banyak pemilik motor yang suka kelupaan, kalo habis nyalahin sein, eh lupa matiin lagi. Ini bisa bikin bingung pengguna jalan lain, lo. Sebenarnya mau belok atau enggak, sih? Bukan mustahil, bokong besutan langsung disosor dari belakang. Adaw...!

Nah, daripada mengalami hal itu, mending kita bikin sein motor Anda seperti mobil. Maksudnya? Ya, gitu deh... prinsipnya sein akan mati sendiri begitu setang kembali lurus. Jadi, kita enggak perlu repot-repot matiin lagi, kan?

Mau? Gampang, kok bikinnya. Comot aja part sein punya motor India, Bajaj Pulsar. Baik yang tipe 180 atau 200 DTS-i udah menganut metode begitu, loh. Komponen pendukung kinerja sein otomatisnya hanya ada tiga buah (gbr.1).
Masing-masing terdiri dari sensor sebanyak 2 buah sebagai pemicu yang ada di komstir. “Lalu ada pula perangkat PCU sebagai pengontrol arus listriknya,” kata Asep dari PaDepokan Motor Sport (PMS) di daerah Depok, Jabar.


Nah, sebagai pemicu untuk mematikan fungsi sein adalah, saat keduanya bertemu sejajar. “Yakni sekembalinya setang motor dari posisi berbelok ke arah lurus (gbr.2),” sambung Asep. Tapi ingat, setting dudukan yang pas buat kedua sensor sebelum dipasang. Letak sensornya, yang ada hubungan dengan PCU di atas dan sensor lainnya berhadapan dengan sensor yang atas.



Untuk pasang di motor lain, misal Honda Tiger, rumah switch seinnya enggak bisa pakai standar. Sebab keduanya ada perbedaan mekanis (gbr.3). “Punya Pulsar fungsinya hanya geser kanan dan kiri. Bawaan Tiger, dengan memencet switch tersebut sein langsung mati,” urai Asep. “Solusinya, agar bisa sesuai tentu saja memakai rumah switch bawaan Pulsar.”




Dengan pakai rumah sakelar asli Pulsar, memudahkan setting. “Tinggal colokin soket kaki 8 warna hitam yang di rumah switch dengan yang di PCU (gbr.4),” paparnya seraya bilang biaya bikin sein seperti Rp 338 ribu.








Perinciannya, dana untuk beli dua pemicu alias sensor sekitar Rp 25 ribu. Lalu untuk menebus perangkat PCU Rp 180 ribu. “Sedangkan untuk rumah switch punya Pulsar, satu buah harganya Rp 133 ribu,” beber pria ramah ini (gbr.5).












Penulis : Oct


blog post Bikin Keras Sok Depan Bajaj Pulsar
Posted in PULSAR 200 on May 13, 2008 at 1:46 AM
http://www.otomotifnet.com/
Rabu, 07/05/08 15:48
Bajaj Pulsar 180 DTS-i
Bikin Keras Sok Depan Bajaj Pulsar

Sok depan Bajaj Pulsar terlalu lembut mengayun. Untuk hal yang satu ini, pengguna Pulsar baik yang 180 DTS-i atau 200 DTS-i sudah pada paham. Makanya mereka punya solusi, agar si Pulsar tetap enak dibawa menikung dengan kondisi jalan yang agak bumpy.

Salah satu treatment datang dari otak encer Mulyadi, mekanik MJ Motor di Arteri Pondok Indah, Jaksel. “Meski sama-sama terlalu lembut, solusi yang diberikan antara yang 180 cc dan 200 cc enggak jauh beda,” ujarnya.
Image Hosted by ImageShack.us
Lepas tutup tabung dengan kunci L 14 mm - By otomotifnet

Wah gimana tuh? Untuk Pulsar 180 cc, treatment-nya bisa 2 cara. Pertama menambahkan oli khusus sok ke dalam tabung. “Enggak perlu banyak-banyak, pada tiap tabung sok cukup dituangkan setengah botol oli khusus sok,” kata pria ramah ini.

Image Hosted by ImageShack.us
Ganti tutup sok depan dengan punya GL Pro - By otomotifnet

Selain memang sudah dibuktikan bisa menambah keras ayunan, solus ini tergolong murah meriah. Pasalnya cukup membeli oli sok yang di pasaran harganya hanya Rp 4 ribu. Selain itu, proses penambahan olinya cukup gampang.

Tinggal lepas tutup tabung sok dengan kunci L ukuran 14 mm, namun sebelum itu dilakukan, lebih dulu kendorkan baut L ukuran 6 mm yang berada pada dudukan sok.

Solusi ke-2, di motor yang sama adalah tambah angin. Tentu bingung deh, sok depan Pulsar isinya oli mana mungkin ditambah angin? Mungkin saja kok, caranya mengganti tutup tabung bawaan pabrik dengan punya Honda GL Pro.

Lho kok punya GL Pro? Pasalnya di motor itu buat mengeraskan atau melembutkan ayunan sok, bisa memanfaatkan angin. Caranya tinggal tambahkan angin dari kompresor melalui tutup tabung sok depan. Itu yang juga dilakukan, kala tutup sok Pulsar sudah diganti bawaan GL Pro. “Soal harganya, tinggal rogoh kocek Rp 25 ribu buat tutup tabung dengan spesifikasi imitasi lo,” seloroh Mulyadi.

Image Hosted by ImageShack.us
Setelah ganti tutup sok, tinggal tambah angin - By otomotifnet

Image Hosted by ImageShack.us
Solusi buat Pulsar 200 cc tinggal tambahkan oli - By otomotifnet

Nah sekarang untuk yang Pulsar 200 cc. Ukuran diameter tabung yang lebih besar, membuat solusi ke-2 tidak dapat diterapkan di sini. “Menambah oli ke tabung sok depan jadi satu-satunya solusi paling murah meriah,” tutup pria berambut ikal ini (gbr.4). Sementara untuk banyaknya oli yang ditambahkan, sama dengan treatment sok depan Pulsar 180 DTS-i.

MJ Motor : 021-92614493

Penulis : Oct




blog post Tambahan pengecekan pada Pulsar
Posted in PULSAR 200 on May 07, 2008 at 3:05 AM
By: gary http://www.serayamotor.com

1) Buat P180, ada kasus rem belakang setelah diinjak gak mau balik....solusinya semprot WD-40 ke tuas rem belakang dan spring (per) yg deket tromol belakang....hal ini belon ditemukan pada P200.

2) Pengereman pada Pulsar serasa geol-geol di bagian belakang apabila sedang berjalan dengan kecepatan yg sedang & kencang.....solusi jaga kecepatan anda dan usahakan menginjak rem belakang duluan secara pelan, lalu dibarengi dengan menekan tuas rem depan. Gejala geol-geol tidak akan terlalu terasa dibandingkan bila menekan rem secara bersamaan. Inilah uniknya motor India :e-think:

3) Sebenarnya telah ditulis oleh Bro Jeskoneng soal kendornya baut2. Nah gw buat remind aja, selalu periksa lempengan plat yg ada pas didepan mesin (nempel ke knalpot). Periksa setiap 1 minggu sekali. Kencangkan bila kendor dengan kunci "L".

4) Selalu cek ketinggian oli mesin tiap 3 hari sekali.Karena panas mesin Pulsar cukup tinggi. Takutnya oli nguap. Tambahkan segera bila oli mesin udah turun dari batas atas.


blog post Kompilasi P200 dengan P180
Posted in PULSAR 200 on May 07, 2008 at 3:00 AM
By: hanx13 http://www.serayamotor.com/
Btw, ini daftar kompilasi P200 dgn P180, mungkin ada yg kelewatan...:)

Nih daftar 10 Perbedaan P200 ama P180...

-Rangka p200 lebih panjang, wheelbase lebih panjang 1350mm P200, 1320mm P180.
-oil cooler p200, P180 gak ada...
-P200 gak ada kick starter, P180 ada.
-Ban lebar n tubeless(depan 90/90 belakang 120/80) di P200, P180 ban tube 2.75 depan, 100/90 belakang.
-P200,sensor/indikator yg lebih lengkap trmasuk sensor suhu mesin,voltase aki,kondisi saringan udara, n tekanan oli.
-swing arm lebih besar punya P200 dibanding P180.
-rantai tipe 520 o-ring di p200 n tipe 428 di p180. Gear P200 14:38 ,P180 15:43(klo gak salah)
-gak ada mud guard di P200
-Behel model pisah di P200
-Tutup Rantai half-open di P200 , P180 model Full kayak motor lama.
-Tank flap di P200
-Ukuran cakram depan 260mm di P200, 240mm di P180
-suspensi depan lebih pendek dikit travelnya(130mm P200, 135mm P180) n model kunci as roda yg kayak moge di p200,reboundnya jg lebih lambat P200 dibanding P180.
-suspensi blakang P200 rebound lebih lambat dibanding P180
-Stang lebih rendah dibanding P180
-Spakbor belakang udah ada "tulang" penguatnya sehinggan gak bikin kiwir-kiwir... (kayak ekor ikan)
-Spakbor depan modelnya lebih punya sudut, keren...
-Footstep depan lebih ke belakang, hehe sedikit rasa sport
-Persneling jg model cungkil pake model Rack n Pinion, udah ada return shift (positive neutral finder) jadi udah gak khawatir False Neutral..
-Jok model terpisah(sedikit lebih keras) di P200, lebih nyaman buat orang berbadan besar kayak gw...
-Knalpot lebih besar mirip Ducati Monster..
-Mesin P200 = versi bore up P180
P180, 63.5mm x 56.4mm
P200, 67mm x 56.4mm
-Radius Putar min P200 2500mm, P180 2180mm
-P200,susunan kabel body dekat komstir udah dikasih pelindung, P180 gw sampe lecet2 kabelnya...
-berat P200 145kg, P180 143kg, tapi udah gaqk kerasa klo jalan...

Persamaan:
-Model & kapasitas tangki bensin
-Lampu sein & LED belakang
-Headlamp + Fairing depan
-Body samping
-Spion
-Velg dan ukurannya (depan 1,85 x 17 ; belakang 2,50 x 17)
-Master Rem + Kaliper rem depan + tromol belakang



Bagi gw, P200 is totally different from P180...
gak sekedar P180 bore up... meski model dikit mirip2 tapi setelah gw telusuri, ternyata banyak bgt bedanya...


So,worth gak yah nambah 3 jt??
:D


blog post [FYI] Speedometer digital Pulsar rawan masalah
Posted in PULSAR 200 on May 07, 2008 at 2:55 AM
Current Mood: optimistic
by: JESKONENG http://www.serayamotor.com/

Bagi pengguna Pulsar, sekedar catatan, speedometer digital itu rawan masalah antara lain :

1) kabel spido yang menyambung ke gir spido jangan sampai terlalu tegang/tertarik keatas, karena mudah terputus dari IC digitalnya yang melekat pada gir spido di dekat tromol roda depan

2) spidometer cantik itu pemegangnya ada 4 baut, sangat rawan longgar atau putus.. Banyak kasus dimana pemegang/kupingan spidometer putus/pecah sehingga spido jadi oblak, kalo jalan melewati aspal kriting atau jalan berbatu terdengar suara klotok2 sangat mengganggu. Kalo kupingan putus, solusinya cuma dengan lem aja. Kupingan spidometer ini, juga karet tendang yang ada di dalam tromol pelk belakang (cepat sekali menyusut sehingga putaran roda oblak tidak sesuai putaran rantai) kemungkinan besar bisa digolongkan sebagai "cacat produksi" atau kesalahan pabrik...

-----------
semoga ini jadi bahan perhatian untuk ATMP Bajaj


blog post Pulsar 180 Used Water Injection
Posted in PULSAR 200 on Apr 29, 2008 at 8:48 AM
Sumber: http://sheldiez.panglimaorganizer.com

WrAin di Bajaj Pulsar 180 Dts-i
Written by Mr. WrAin Man
Wednesday, 09 May 2007

Bajaj Pulsar 180 DTS-I WrAin

Pada tanggal 4 Mei 2007, WrAin telah sukses terpasang di Bajaj Pulsar, untuk pemasangan nipple perlu dilakukan pengeboran di intake manifold Pulsar, yang sebenarnya sudah ada tempatnya tapi di seal dari pabrik. Langkah selanjutnya sama seperti motor lain, dan berita bagusnya, botol bawaan paket WrAin telah menemukan PW (Posisi Wuenak) di bawah klakson.

Berikut ini adalah foto dari TKP
Image Hosted by ImageShack.us
By Mr. WrAin Man

Image Hosted by ImageShack.us
By Mr. WrAin Man

Image Hosted by ImageShack.us
By Mr. WrAin Man

Image Hosted by ImageShack.us
By Mr. WrAin Man

Image Hosted by ImageShack.us
By Mr. WrAin Man

Image Hosted by ImageShack.us
By Mr. WrAin Man

==============================================================================

Apa Itu WrAin ?
Written by sheldiez
Thursday, 19 August 2004

Introduction

Mengapa kita ingin membuat Water & Air Injection system ? jawabanya sangat mudah…untuk mendapat power lebih besar pada combustion chamber, system ini sangat efektif dengan system induksi dengan tekanan seperti penggunaan Turbo atau Supercharger, untuk mesin Naturally Aspirated banyak keuntungan juga yang di dapat dengan diterapkannya WrAin System sama seperti pada penggunaan Turbo dan Supercharger terutama jika mesin anda sudah memiliki rasio kompresi yang cukup besar antara 9,5 keatas. Water Injection Ide esensial dari system ini sudah dikembangkan sejak awal dekade abad 20 lalu, yaitu pada tahun 1910, sampai ahir perang dunia ke II banyak mesin pesawat terbang pada saat itu yang menggunakan system ini.

Bagaimana dan kenapa air dapat menambah Horse power (hp) ??? sebenarnya air tidak secara langsung menambah Horse Power mesin anda, lalu bagaimana ??? Air memiliki tingkat ketahanan terhadap panas dibanding dengan bahan bakar premium atau pertamax sekalipun, dimana air memiliki Latent High Of Vaporization yang sangat tinggi yaitu dibutuhkan sekitar 540 kalori per gram untuk dapat merubah air menjadi uap dibandingkan dengan bahan bakar biasa yang hanya cukup dengan 135 kalori untuk menguapkan BBM, ini menjelaskan kenapa air adalah yang terbaik untuk menurunkan temperature pada intake dibanding dengan memberikan lebih banyak BBM, dengan ini kita dapat mensetting timing pengapian mesin menjadi lebih maju (Advance) untuk mendapat HP yang lebih besar dan membuat lebih LEAN rasio perbandingan antara udara dengan BBM dimana hal ini dapat lebih mengirit bahan bakar dan meningkatkan power tanpa resiko mesin menjadi terlalu panas(Over Heat).

Water Injection (Wa-i) bekerja dengan cara menurunkan suhu ruang bakar yang tinggi, yaitu akibat udara yang dihisap mesin menjadi dingin karena bercampur dengan kabut air, hal ini bisa sepadan dengan menggunakan bensin beroktan tinggi sekitar angka oktan 113. Temperatur udara di dalam intake dan ruang bakar (Commbustion Chamber) yang tinggi dapat menyebabkan miskinnya kandungan udara(Oksigen) yang terdapat didalamnya sehingga dapat menyebabkan campuran yang miskin, detonasi/Engine Knock atau pinging akan terjadi karena campuran udara dan BBM terbakar secara premature atau terbakar tidak tepat dan sempurna. Namun kelemahan sistem ini adalah Water Injection hanya bekerja sempurna pada putaran mesin RPM tinggi atau pada saat karburator sudah terbuka penuh, apabila di putaran bawah atau putaran mesin rendah maka dapat di rasakan ada gejala berebet atau tersendat dan mesin terasa tertahan.

Air Injection

Apakah Air Injection ? Air Injection memiliki prinsip yang sama dengan system water Injection, hanya pada Air Injection yang di masukan ke dalam ruang bakar adalah Udara, Teorinya adalah mengkoreksi Air Fuel Ratio (AFR) atau rasio perbandingan antara udara dan bahan bakar di putaran bawah pada saat kondisi karburator belum terbuka penuh agar tetap sempurna pada perbandingan 13,5:1 dengan begitu maka campuran udara dan bahan bakar menjadi tetap sempurna sehingga proses pembakaran akan semakin baik serta menambah tenaga mesin dan bahan bakar makin irit karena settingan bahan bakar bisa kita buat lebih LEAN, namun kelemahan system ini adalah Air Injection cenderung hanya efektif di putaran mesin rendah atau pada saat karburator belum terbuka penuh, serta karena campuran udara cenderung dalam kondisi lebih banyak dibanding bahan bakar maka resiko gejala mesin terlalu panas (Over Heat) dapat terjadi.

WrAin S1-NV (Stage – 1 Non Pumped Version)

Lalu apa WrAin ??? Ini adalah sebuah system baru dengan memanfaatkan kedua metode diatas, diharapkan didapat hasil yang lebih maksimal, metode ini menggabungan dua metode sebelumnya yang merupakan penyempurnaan dari masing – masing metode sehingga dapat meminimalkan kekurangan masing – masing metode tersebut. Secara teori gabungan antara campuran air dan udara akan menghasilkan pengabutan yang lebih padat dan akan semakin menyempurnakan pembakaran di Combustion Chamber (Ruang bakar). Mengapa WrAin ? apa yang terjadi pada penggunaan Water Injection adalah terjadinya pemampatan ruang bakar yang lebih padat dari pada normalnya sehingga ruang bakar padat oleh uap air dan bahan bakar namun ini menyebabkan miskinnya kandungan udara di ruang bakar akibat jatah udara yang seharusnya diisi oleh udara yang disuply oleh karburator telah terisi oleh uap air, maka air injection disini bertugas untuk menyuplai udara yang lebih ke ruang bakar sehingga didapatkan rasio yang tetap tepat pada ruang bakar.

Keuntungan WrAin System

• Mendinginkan dan menurunkan suhu mesin anda secara nyata dan langsung

• Torsi mesin bertambah

• Meningkatkan tenaga mesin antara 15 – 35% terutama jika di ikuti dengan memajukan pengapian (Advanced Timing).

• Pembakaran di Ruang Bakar lebih sempurna sehingga dapat menghemat bahan bakar antara 5%-20% (dilaporkan ada yang mencapai hingga 30%).

• Memperpanjang nafas mesin anda.

• Membersihkan ruang bakar karena kerak sisa pembakaran dapat tersapu keluar bersama dengan uap air (terbilas).

• Mesin lebih Responsif

• Memperhalus kinerja mesin dan memperpanjang umur mesin.

• Ramah lingkungan karena hasil pembakaran yang sempurna sehingga tidak meninggalkan sisa hasil pembakaran yg terbuang ke Exhaust (Knalpot).

• AMAN selama pemasangannya TEPAT

• Pemasangan dan setting mudah

• Dapat dipasang di hampir semua Merk, Type dan jenis motor dan mobil.

• Motor yang sudah diaplikasikan

o Yamaha Scorpio (Tested)

o Yamaha Nouvo (Tested)

o Yamaha Mio (Tested)

o Yamaha Jupiter MX (Tested)

o Yamaha RX King (Tested)

o Suzuki Thunder 250 (Tested)/125 (Harus membuat Lubang Nipple di Intake Manifold)

o Suzuki Smash (Tested)

o Honda NSR (Tested)

o Honda Tiger 2000 (Tested) (Harus membuat Lubang Nipple di Intake Manifold).

* Suzuki Raider 125 (Tested)
* Suzuki SPIN 125 (Tested)
* Honda Supra (Tested) (Harus membuat Lubang Nipple di Intake Manifold)
* Honda CBR 150 ( Tested)
* Yamaha VEGA (Tested}
* Bajaj Pulsar 180 DTS-i (Tested) (Harus membuat Lubang Nipple di Intake Manifold)
* Kawasaki Ninja RR (TESTED) (Harus membuat Lubang Nipple di Intake Manifold)



Kerugian dan Kelemahan WrAin System

• Harus extra teliti untuk selalu menutup keran dari WrAin apabila mesin dibiarkan lama dalam kondisi mati.

• Harus kerja extra untuk mengisi tabung air/methanol.

• Pemasangan harus benar-2 rapih dan kuat sehingga tidak terjadi kebocoran.

• Apabila anda menggunakan air destilasi dengan kualitas buruk Knalpot relatif perlu perhatian dari kemungkinan berkarat.

• Bisa membatalkan kontrak service bagi motor baru yang masih dalam garansi service (Kecuali anda melepas WrAin pada saat service rutin).

• Semakin kecil penggunaan ukuran jarum maka air akan semakin boros namun hasilnya akan lebih bagus.

• PEMASANGAN YANG TIDAK TEPAT DAPAT MERUSAK MESIN ANDA.

PERHATIAN : Menginjeksikan Air kedalam ruang pembakaran dapat merusak mesin apabila tidak dilakukan secara tepat dan benar, silahkan Ikuti semua petunjuk pemasangan dengan benar dan tepat.

untuk pemesanan silahkan transfer ke rekening

BCA cab Dago : 7770668861 a.n Agus Mukti Hadianto, paket dikirim Max 3 hari setelah transfer, silahkan konfirmasi bukti transfer ke hp 0817202904

Special Thank’s To : • Saftari, www.saft7.com • www.Milys.or.id • www.Yamaha-scorpio.com • www.kaskus.us • Wrain System Users (WS) • Optimous Racing Team • BMS (Benk’s Motor Sport) • Popeye Extreme






blog post Maksimalkan Kerja Kopling Bajaj Pulsar
Posted in PULSAR 200 on Apr 25, 2008 at 6:15 AM
Sumber: http://www.otomotif-online.com

PAS DENGAN PUNYA SATRIA FU

Per racing lebih tinggi dari standarnya.
Image Hosted by ImageShack.us
By Foto: OCTA

Per standar kurang gigit buat kampas scorpio
Image Hosted by ImageShack.us
By Foto: OCTA

Kebalikan dari kebanyakan motor Jepang
Image Hosted by ImageShack.us
By Foto: OCTA

Meski sudah diganti kampas kopling punya Yamaha Scorpio yang memang dapat memaksimalkan kerja kopling, ternyata Panji Adhisetyawan pemilik Bajaj Pulsar lansiran 2007 tetap saja merasakan ada kekurangan. “Saat diajak berakselerasi, mesin rasanya masih agak lelet,” terang cowok ramah ini. Ah itu hanya perasaan Dik Panji aja, kali, hehehe...

Nah biar enggak penasaran, Panji datang mengunjungi bengkel langganannya, MJ Motor. Kepada kepala mekanik bengkel resmi Bajaj Pondok Indah ini, Panji pun menjelaskan apa yang dirasakan saat mengajak si Pulsar berakselerasi.

Analisa Muladi sang kepala mekanik, keluhan Panji enggak lain karena penggantian kampas kopling pakai punya Scorpio kerjanya belum semaksimal yang diharapkan. “Kelembutan gaya pegas dari per kopling orisinal Bajaj, membuat kerja kampas kopling dirasa jadi sedikit kurang maksimal,” papar pria ramah ini. Ganti per kopling racing aftermarket, yang dianjurkan agar kampas kopling Scorpio fungsinya jadi lebih sempurna.

“Pastinya dengan mengganti perangkat yang kebanyakan memang sedikit lebih keras dari aslinya, akan semakin membuat buka tutup kampas kopling jadi lebih cepat,” terang Muladi. “Hasil akhirnya tentu akan membuat motor lebih responsif,” ujarnya sembari ksih saran paling pas, pakai per kopling racing Suzuki Satria FU 150.

Nah karena urusannya ganti per kopling, ternyata ada sedikit perlakukan berbeda. Untuk motor keluaran India ini, saat hendak melepas part penghubung pompa oli yang berada di dalam bak kopling, berbeda dengan motor Jepang pada umumnya.

“Dari proses awal seperti saat melepas bak kopling sampai ke rumahnya enggak jauh beda dengan motor-motor lain. Berbeda arah putar, saat harus melepas part penghubung tersebut,” terang pria berambut ikal ini. Maksudnya, kalau pada Tiger melepas bautnya tinggal diputar ke kiri, maka di Bajaj kebalikannya.

Oct (octa66@gmail.com)



blog post Substitution of Sparepart Bajaj Pulsar.
Posted in PULSAR 200 on Apr 25, 2008 at 2:32 AM
Tuesday, 11 March 2008
for the brother of which feel the difficulty get the spare part Pulsar, there are some tips to look for the substitution or subtitusi sparepart Pulsar by sparepart is other;dissimilar motor, specially motor of made in Japan.

With the existence of this article, non meaning hard sparepart Pulsar obtained in formal workshop. But only as reference for rider Pulsar which butuh of replacement sparepart in moment of far from formal workshop. this Sparepart Substitution also application can if all brother less satisfy by sparepart is original and wish to add the performa ride the nya.

Following list sparepart which can substitution:
1. next Brake Pad can use the property of Yamaha Scorpio.
2. Brake Pad back can use the property of Honda Vario.
3. clutch pad changed to use the property of Yahama Scorpio ( meagrely adjustment.
4. Spark plug can use the property of Honda Supra ( fully tested) or equivalent spark plug [of] Champion CR-9EA or Denso of Iridium IU-27A.
5. Cable Speedometer ( SW) can wear to have the Honda Supra old ones ( this one no one have have tried it).
6. Coupling cable can pake have the Vespa.
7. Pilot [of] jet propulsion use the property of Suzuki or Yamaha.


------------------------in bahasa indonesia -----------------
Tak ada rotan, akar pun jadi. Mungkin pepatah ini cukup pantas disanding Bajaj Pulsar. Karena buat bro-2 yang merasa kesulitan dapetin sparepart Pulsar, ada beberapa tips untuk mencari pengganti atau subtitusi sparepart Pulsar dengan sparepart motor lain, khususnya motor buatan Jepang.

Dengan adanya tulisan ini, bukan berarti sparepart Pulsar susah diperoleh di bengkel resmi. Tapi hanya sebagai referensi bagi penunggang Pulsar yang butuh penggantian sparepart di saat jauh dari bengkel resmi. Sparepart substitusi ini juga bisa diaplikasikan kalau bro-bro sekalian kurang puas dengan sparepart asli dan ingin menambah performa tunggangannya. Berikut daftar sparepart yang bisa di-subtitusi:



1. Kampas rem depan bisa pake punya Yamaha Scorpio
2. Kampas rem belakang bisa pake punya Honda Vario
3. Kampas kopling diganti dgn punya Yahama Scorpio (dgn sedikit penyesuaian)
4. Busi bisa dipake bareng Honda Supra (fully tested) atau busi yg setara Champion CR-9EA atau Denso Iridium IU-27A
5. Kabel speedometer (SW) bisa pakai punya Honda Supra yang lama (yang ini belum ada yg pernah coba)
6. Kabel kopling bisa pake punya Vespa.
7. Pilot jet bisa punya Suzuki ato Yamaha.

Source: postingan rekan-rekan Pulsarian di milis Bajaj Pulsar Indonesia ( bajaj_pulsar_indonesia@yahoogroups.comThis e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it )


blog post (FYI) Overcoming Electrical Problem Starter Error.
Posted in PULSAR 200 on Apr 25, 2008 at 1:59 AM
Written by
Andy
Pulsarian #041
IT Division

Monday, 14 January 2008
As high motor bertenologi and full-elektrik, Bajaj Pulsar 180 DTS-I do not miss from some weakness, direct coresponding specially with the source of inclusion of electrics current to ignition system. example of frequent Concrete experienced by the consumer of this motor made-in India is difficult starting the motor used electrically starter.

Easiest solution in overcoming this problem is attractively coupling lever in at the same time button the starter. But if this occurence is non-stoped recuring, sometime later sick over also? Following tips which can be done to this problem is not non-stoped recuring.

First of all, paying attention to stang grip left side. Over there there are three different cable, that is: biggest fairish coupling cable, cable sensor in middle shares and a lamp cable. Under cable sensor there are two small bbuah bolt. Open second of the bolt with the philips screwdriver.

Hope to take a care when opening second of the bolt, because in its interior there are white chromatic plastic is which also contain to contain per minimizing, so that there is possibility can hop and lose.

If the white chromatic plastic have been opened, hence will be seen a censor which possibility have dirty. Cleaning by WD40 and close to return the mentioned plastic to position all

Cover return second of bolt which we release mentioned. If entire/all above process have been done truly, electrical hence starter which mentioned membandel have tame return

Source: mustered from some posting in milis bajaj_pulsar_indonesia@yahoogroups.com


-----------------------------in bahasa indonesia -----------------------------------
Sebagai motor bertenologi tinggi dan full-elektrik, Bajaj Pulsar 180 DTS-I tidak luput dari beberapa kelemahan, khususnya yang berhubungan langsung dengan pasokan arus listrik ke sistem pengapian. Contoh kongkrit yang kerap dialami pengguna motor made-in India ini adalah sulit menyalakan motor dengan elektrik starter.
Solusi termudah dalam mengatasi masalah ini adalah dengan menarik tuas kopling dalam-dalam sambil menekan tombol starter. Namun kalau kejadian ini terus berulang, lama-lama jengkel juga kan? Berikut tips yang bisa dilakukan agar masalah ini tidak terus berulang.

Pertama-tama, perhatikan stang grip sebelah kiri. Di sana terdapat tiga kabel yang berbeda, yaitu: kabel kopling yang berukuran paling besar, kabel-kabel sensor di bagian tengah dan sebuah kabel lampu. Dibawah kabel-kabel sensor terdapat dua bbuah baut kecil. Buka kedua baut tersebut dengan obeng kembang.

Harap berhati-hati ketika membuka kedua baut tersebut, karena di bagian dalamnya terdapat plastik berwarna putih yang juga berisi berisi per kecil, sehingga ada kemungkinan bisa loncat dan hilang.

Jika plastik berwarna putih tersebut sudah bisa dibuka, maka akan terlihat sebuah sensor yang kemungkinan sudah kotor. Bersihkan dengan WD40 dan tutup kembali plastik tadi ke posisi semua.

Tutup kembali kedua baut yang kita lepas tadi. Kalau seluruh proses di atas sudah dilakukan dengan benar, maka elektrik starter yang membandel tadi sudah jinak kembali.

Selamat mencoba !

Source: dihimpun dari beberapa posting di milis bajaj_pulsar_indonesia@yahoogroups.comThis e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it


1 2 Next

RssFeed