login
Capsulle A_a

"SAYAP-SAYAP PATAH"

seperti sayap-sayap yang patah di keheningan sebuah senja
lalu sayap-sayap meninggalkan peraduan bersama menutup malam
ada sayap yang benar-benar patah dibalik terali.
menyusuri tepi danau aku seakan sampai pada keheningan
di antara hutan beton dan akasia terhampar tanpa batas sedikit berjalan,
kebon kacang dan singkong lidah buaya menjulur-julur
jangkrik dan beberapa ayam hutan menyambung hidup rumahnya menyendiri
cat putih, bersih dan elegan kokoh tapi sederhana berdiri mengangkangi sungai tanpa tepi
aku datang lagi tanpa kemewahan dan keangkuhan segelas teh,
sepiring singkong rebus ia hanya ingin
sisa umurnya seperti elang yang hinggap tadi pagi
kemudian dinginnya malam menggelitik ingatanku ada rasa yang sederhana
dan apa adanya.


"MENANTI DALAM SEPI"


Kemarin kulihat ia menangis
dalam hening dalam diam
tanpa airmata Namun kutahu ia menangis.

Sekarang kulihat ia telah tertawa
walau masih ada luka di matanya
walau masih terasa lelah di hatinya namun ia telah tertawa

Kutahu ia telah pasrah
Kutahu ia telah menyerah
tak berdaya pada kuasa hatinya
tak kuasa pada kehendak cintanya

Dan kini ia hanya diam
menanti dalam rindu yang amat sangat dalam sepi yang menyengat

Menanti sesuatu yang tak pasti
tapi ia tak peduli ia hanya tahu
cinta yang ia miliki pasti.


"KALAU"

Kalau engkau ada disini bersamaku,
sirna sudah rasa rinduku yang meradang ini.
Aku pergi menyempurnakan perjanjian
dengan takdir.
Setahun, dua tahun sampai aku dapat
menggapai rembulan untuk kekasihku.

Rasa sayangmu begitu lembut dan halus
menyentuh diriku
Panas dan mengalir melalui pembuluh-pembuluh.
Jika engkau hadir disini,
aku akan meyakinkanmu bahwa
I'm so in love with you, Mom & Dad...
Surat buat yang kusayangi..


"KEMANA KAMU PERGI?"

meninggalkan kami disini.
Andai engkau disini,
tentu kami menikmati keindahanmu.
Kembalilah sayang janganlah
murung bermuram muka sendirian.
Temani kami bersenandung puisi.
Biarlah dunia mengeluarkan keburukannya,
namun kenyataanlah yang pasti.Mendengar lagu untuk mencari inspirasi membuat puisi.
Entah mengapa hati ini pedih,
mengingat engkau yang menyendiri.
Buat engkau sahabatku yang sedang
menyendiri terbebani kondisi diri.
Ingat dan yakinlah
bahwa aku disini tetap menginginkan hadirmu.


"AKU,DIA DAN KAMU"

Apa yang tersisa dari sepotong hati yang terluka?
Aku telah menemuinya.Menatapnya dalam diam.
Matanya teduh,lembut dan penuh sabar.
Tiada riak emosi.Yang kurasakan hanya kepasrahan yang mengalir.
Sebuah ketenangan yang luar biasa.
Aku telah menemuimu.
Menatapmu dengan airmata.
Andai kau beri aku sebuah ruang untuk berpikir dan memilih.
Tapi kutahu kau takkan pernah berikan ruang itu.
Karena kau sangat mengenalku.
Lalu kini,semua membeku.
Cair lalu kembali membeku.
Membeku dalam heningku.
Membeku dalam ketidaktegasanmu.
Apakah kau pernah mencoba memahami hati wanita?
Apakah kau pernah tahu berkorban adalah jalan hidup wanita?
Wanita selalu memilih untuk berkorban,
mengorbankan dirinya,demi yang dicintainya.
Lalu kini,siapa yang kau inginkan untuk berkorban?
Ketika semua memilih untuk berkorban,l
alu apa yang yang kau dapatkan?
Ketika semua memilih untuk membahagiakan yang lain,
lalu siapa yang sebenarnya akan bahagia?
Aku telah menemuinya. Memeluknya erat.
Aku tahu ia tak pernah membenciku.Aku tahu aku tak pernah bisa menyakitinya.
Aku tahu kasih tlah hadir di ruang itu.
Namun aku tak pernah yakin,
apakah aku sanggup melaluinya.
Aku tidak siap dengan kenyataan ini.
Aku tahu kau pun tak siap.
Dan juga dia.Bagaimana semua ini bisa terjadi,
tak pernah bisa kumengerti.
Mengapa kau bersikukuh mengejar awan di langit?
Mengapa kau bersikeras meredakan ombak?
Mengapa kau berkorban demikian besar tuk meruntuhkan hatiku?
Cinta ini tak pernah padam.
Cinta ini selalu ada.Cinta ini terus berharap.
Harapan yang membuatnya selalu hidup.
Menanti seseorang yang pantas menerimanya.
Tuk selamanya.Ku tak sanggup memadamkan api yang telah kau kobarkan.
Kuharap kau mengerti.Aku Ini Kamu Itu
Aku senang kamu itu bikin aku tenang
Aku ini kapal layar ditengah topan
Kamu itu jangkarnya di dasar tenang
Aku ini elang terbang merambah awan
Kamu itu sarangnya tempatku pulang Aku ini kacau dan galau
Kamu itu aseli dan idealis
Aku ini butuh kamu itu Kamu itu perlu aku ini.
Apa ini yang dijuluk cinta?


"DIAM KU DEMI CINTA"

Tiada kuduga ia hanya diam,
mengatupkan bibirnya,
dan menundukkan kepalanya.

Langkah gontainya terlihat lelah,
beban menggelayut di bahunya,
tapi ia memilih diam.

Oh cinta,
Apa yang harus ku perbuat?
Haruskah ku menangisi jalan yang kupilih sendiri?

Tangannya menggapai
digenggamnya erat
disentuhnya penuh takzim dan rindu

Andai ada yang bisa mendengar
rintihan lirih dalam hati
Apakah benar ini hidupku?

Ia menatap tubuh bersalut putih itu
Sungguh rindu telah membelit hatinya
Tapi ia hanya bisa diam.

Apakah ku bahagia?
Apakah ini yang kumau?
Isak pelannya terdengar.

Gadis manja berambut panjang
Berdamai dengan dirinya, berdamai dengan hatinya
Bersabar dengan takdirnya, bersabar dengan hidupnya

Karena airmata tak akan abadi.



"CINTA YANG TULUS"


cinta yang tulus di dalam hatiku
telah bersemi karenaMu hati yang suram kini tiada lagi
tlah bersinar karenaMu
ohh...
biarkan hujan membasahi bumi
atau bulan yang tiada berseri
namun jangan kau biarkan cintaku
yang tulus suci hanya padaMu
semua yang ada padaMu
ohh...membuat diriku tiada berdaya
hanyalah bagimu untukMu Tuhanku
seluruh hidupku
semua yang ada padaMu ohh...membuat diriku tiada berdaya
hanyalah bagimu untukMu Tuhankuseluruh hidup dan cintaku
ohh...

cinta yang tulus di dalam hatiku
telah bersemi karenaMu
hati yang suram kini tiada lagi
tlah bersinar karenaMu
semua yang ada padaMu ohh...membuat diriku tiada berdaya
hanyalah bagimu untukMu Tuhankuseluruh hidupku
semua yang ada padaMu ohh...membuat diriku tiada berdaya
hanyalah bagimu untukMu Tuhanku
seluruh hidup dan cintaku


"DI MANAKAH RINDU?"


Sejalan waktu yang kian lalu..
kugapai rindu,
kutunggu selalu… email yang kau janji dulu..
kadang kuharus berebut dengan sang waktu…
tatkala rindu tak terbendung; modemku juga enggan berkompromi
dengan diriku…
dimanakah dirimu..??
kugapai sepi … kunikmati dingin ini sendiri… bersama seonggok rindu
yang menghiburku dengan mimpi..
dimanakah kamu?
Komputer kasihku hiburkan diriku..lumatkan sepi ini dengan game..
kala rindu menggapai kugadaikan dia pada sang waktu..
modemku memberi sinyal tanda sudah tersambung; sayang… dirimu tak kunjung hadir.
pudar mapat jera… beralas kaki berselimut dingin..
beralas rindu…
diriku kering… diatas rindu yang membalutku..
dan bergelut dengan mimpi…
memberiku lebih berarti..
dimanakah dirimu kini…?
yang kutahu… teknologi telah mematahkan semangat merayakan tubuh
tapi menghantarkan roh-roh rindu lewat modem..
aku bahkan tak peduli engkau dimana…
yang penting memberiku segenggam air dan secangkir rindu
kureguk hening kumampatkan sepi…. Kunikmati lagi sang rindu…
memberi bara pada cinta kita..
engkau di antartika, diriku di katulistiwa…itu tak berarti kini..
asal modem dan komputerku menemaniku di sini bersama sang rindu..dimanakah dirimu?
Aku tak peduli.Dimanakah rindu?
Itu yang harus ada,agar cinta tetap terjaga


"DIAKU DALAM CINTA"


Tiada kuduga ia hanya diam,
mengatupkan bibirnya,
dan menundukkan kepalanya.

Langkah gontainya terlihat lelah,
beban menggelayut di bahunya,
tapi ia memilih diam.

Oh cinta,
Apa yang harus ku perbuat?
Haruskah ku menangisi jalan yang kupilih sendiri?

Tangannya menggapai
digenggamnya erat
disentuhnya penuh takzim dan rindu

Andai ada yang bisa mendengar
rintihan lirih dalam hati
Apakah benar ini hidupku?

Ia menatap tubuh bersalut putih itu
Sungguh rindu telah membelit hatinya
Tapi ia hanya bisa diam.

Apakah ku bahagia?
Apakah ini yang kumau?
Isak pelannya terdengar.

Gadis manja berambut panjang
Berdamai dengan dirinya, berdamai dengan hatinya
Bersabar dengan takdirnya, bersabar dengan hidupnya
Karena airmata tak akan abadi.


"MENANTI DALAM SEPI"


Kemarin kulihat ia menangis
dalam hening dalam diam tanpa airmata
Namun kutahu ia menangis

Sekarang kulihat ia telah tertawa
walau masih ada luka di matanya
walau masih terasa lelah di hatinya
namun ia telah tertawa

Kutahu ia telah pasrah
Kutahu ia telah menyerah
tak berdaya pada kuasa hatinya
tak kuasa pada kehendak cintanya

Dan kini ia hanya diam
menanti dalam rindu yang amat sangat
dalam sepi yang menyengat

Menanti sesuatu yang tak pasti
tapi ia tak peduli
ia hanya tahu cinta yang ia miliki
pasti.


"SUARANYA PEDIH"


'Andai ku bisa menolak rasa ini.
Andai ku bisa berlari pergi meninggalkanmu saat itu,'

Ia kini tak lagi bisa mengangkat wajahnya.

Angin telah berhembus membawa kabar dari surga.
Desaunya lembut mengelus pipiku,
seolah menghiburku lembut.

Namun angin tak bisa menentramkan hatiku,
galau bercampur resah, bimbang dan rindu.
Rindu ku tlah mengharu biru.

Haruskah berakhir?
Atau ini adalah awal cerita yang baru?

Bersimpuhku di ujung malam
Engkaulah pemilik seluruh cerita indah
Engkaulah pemilik seluruh cerita sedih

Mohonku padamu
semoga kisah cinta ini berakhir indah ....


"HADIRMU"


Suasana yang khas menyambut hadirku di kota ini
Menggelitik rasa rinduku akan masa kecil kita
Semua sudut tiada yang berubah
Masih menyisakan kenangan yang indah

Ah, andai kau ada disini
Bersama kita urai kembali langkah kaki
Dari tiap derai tawa yang kita miliki
Dari tiap asa yang kita bangun bersama

Masih ingatkah dirimu
Tempat kita bermain bersama
Halaman kecil dibelakang rumah
Dan ayunan kokoh di salah satu sudutnya
Yang siap mengayunkan semua angan kita
Terbang setinggi langit biru

Aku rindu hadirmu disini
Di dunia kita sendiri
Dunia yang menghadirkan mimpi dalam hati
Mimipi-mimpi indah tuk menyongsong hari
Tanpa pernah peduli apa yang kan terjadi
Karena yang ku tahu indah hariku
Dengan hadirmu disisiku


"I MISS YOU 4EVER!"

Hari hari yang sempurna
Ketika selalu melihat rembulan tersenyum
Ketika selalu berada di naungan sinar senja yang hangat
Ketika dua tangan terpaut erat tak ingin melepaskan nafasnya

Hari-hari yang sempurna Ketika hangatnya mentari
mampu mengeringkan luka yang menganga Ketika gelap merapat
dipeluk hangat senyum manis bidadari Ketika kebersamaan membuat jiwa ini dapat bertahan

Hari-hari yang sempurna Ketika bersamamu
Hari-hari yang sempurna Ketika selalu kau bantu jiwa ini bertahan
Bertahan sampai sejauh ini...Bertahan sampai hari ini...

Hari-hari yang sempura Ketika rasanya semua masalah sirna
Ketika semua penuh tawa dan keceriaan
Hari-hari yang sempurna Ketika kau membuatku lupa dimana seharusnya ku berpijak
Ketika kau bantu untuk melupakan siapa diriku
Ketika kau bantu aku untuk menjadi manusia baru Walau masih merangkak
tertatih, mencari jati diri baru Walau masih banyak tabir yang harus disingkap satu demi satu

Kau telah memperoleh apa yang kau inginkan
Kau telah memperoleh apa yang kau mau
Kegetiran dalam jiwa yang hancur bergantung padamu
Gelap yang menggelayut resah,
Tergulung ombak... lepas terhempas dibatu karang yang menyayat tubuh
Hari-hari sempurna telah berlalu
Kesendirian dan kehampaan yang tinggal
Merengas di tanah kering kerontang
Menggelepar...Berdebu...Menanti kematian yang tidak kunjung tiba

^_^


Comments2)

Feb 18th, 2:44pm
agak membosankan..
Mar 8th, 5:28pm
ok but make more menarik

RssFeed

Rate this thread:
Average Rating:
Not rated
Report Post as Objectionable